Hindari Masuk Angin, Pakai Jaket Motor Windproof

Fungsi utama jaket motor adalah untuk mencegah angin yang hendak masuk ke tubuh. Begitu pun dengan jaket motor. Baik untuk berkendara jauh dan dekat, jaket motor sebaiknya difungsikan agar tubuh tidak mudah mengalami masuk angin atau pun kulit menjadi terbakar sinar matahari. Oleh sebab itu pilihlah jaket motor anti masuk angin yang sesuai dengan selera, serta jaket mampu menyesuaikan dalam keadaan panas dan dingin.

Jaket Motor Harian Harga dibawah 500 ribu
Jaket Motor Harian Harga dibawah 500 ribu

Bahan yang Tepat untuk Jaket Motor Anti Masuk Angin

  1. Kulit Alami dan Sintetis

Jaket dengan bahan kulit, apalagi kulit asli akan lebih awet dibandingkan dengan bahan yang lainnya. Namun karena harganya yang mahal, biasanya produsen memproduksi menggunakan bahan kulit sintetis.

Perbedaannya apabila kulit alami biasanya tekturnya lebih lentur dan berwarna kusam. Sedangkan pada kulit sintetis biasanya teksturnya kaku dengan permukaannya yang halus, serta cenderung menghasilkan warna yang lebih mengkilap dan tegas.

  1. Polyester

Bahan polyester sendiri sumber utamanya merupakan petroleum yang selanjutnya di produksi menjadi serat sintetis. Jaket berbahan polyester secara efektif mampu menahan air dan angin secara baik. Oleh sebab itu cocok dibuat menjadi jaket motor anti masuk angin.

Namun kekurangannya adalah kurang tahan terhadap panas. Oleh sebab itu perhatikan proses pencucian dan penggunaannya. Bahan polyester akan lebih baik apabila dilengkapi air flow seperti pada merek redfox agar sirkulasi udara lancar.

  1. Parasut

Meskipun tipis, namun bahan parasut baik sebagai penahan air dan angin, sehingga cocok untuk menghadapi musim hujan. Jaket parasut juga bisa bertahan lama asal tidak terlalu sering dicuci.

Perawatannya cukup mudah yaitu cukup dibersihkan saja dan jangan menggunakan pengering mesin cuci. Namun, jaket ini tidaklah menyerap keringat. Bahan parasut kerap digunakan untuk jaket motor, hoodie, dan yang paling populer sebagai jaket olahraga.

  1. Fleece

Bahan ini terbuat dari campuran wol dan cotton. Meskipun anti angin karena tebal, namun bahan ini tidaklah anti angin. Kelebihan dari bahan ini untuk jaket anti angin adalah tensturnya yang lembut dengan bulu halus, serta sangat baik untuk menahan dingin.

Meskipun bisa menyerap air atau keringat, sebaiknya tidak menggunakan jaket berbahan fleece saat panas-panasnya, karena membuat tubuh semakin terasa gerah.

  1. Taslan

Bahan taslan merupakan salah satu yang cukup populer untuk dijadikan jaket motor, rompi, parka, atau keperluan aktivitas luar ruangan lainnya. Jaket ini bisa sebagai penahan air maupun angin. Selain itu teksturnya hampir mirip dengan parasut, hanya saja terasa lebih lembut, ringan, tebal, dan kuat.

MERAWAT JAKET MOTOR

Merawat jaket berbahan taslan sebaiknya menggunakan seting low medium heat atau sett nylon synthetic saat menyetrika agar menjaga keawetannya.

Bahan kulit alami umumnya terbuat dari kulit sapi, kambing, dan domba. Bahan kulit umumnya memiliki harga yang mahal dibandingkan dengan yang sintetis. Namun karena lebih awet serta mampu menahan angin dan air dengan baik, tentu bahan kulit yang asli lebih unggul dibandingkan yang sintetis. Cara membedakan kulit asli dan sintetis biasanya dengan api. Apabila bahan kulit asli maka lebih susah untuk terbakar.

Itulah beberapa bahan yang bisa digunakan untuk jaket motor. Kriteria utama bahan untuk jaket motor yang paling tepat adalah anti angin, Hal tersebut agar tubuh tetap hangat dan terhindar dari masuk angin atau kemungkinan penyakit paru-paru.

Memiliki jaket motor berbahan anti angin dan air seperti merek redfox menjadi pilihan lebih baik, sehingga saat hujan turun tiba-tiba, Anda bisa memanfaatkan jaket tersebut sebagai mantel sementara.

%d blogger menyukai ini: